Friday, January 28, 2022

Jenis-Jenis Transfer Uang, Manakah yang Paling Efektif?

 

Aplikasi Transfer Uang

Kamu mungkin tidak menyadari bahwa bank-bank di Indonesia memiliki beberapa jenis transfer uang yang berbeda bukan? Sebab, kamu selalu pakai aplikasi transfer uang yang aman, cepat, mudah, dan gratis alias tanpa biaya transfer. Yup, aplikasi seperti ini sangat marak dalam beberapa tahun belakangan lantaran kebolehannya membantu masyarakat Indonesia mentransfer uang ke berbagai rekening antar bank tanpa biaya. 

Namun, tidak ada salahnya untuk menambah wawasan, kan? Kalau mau tahu apa saja jenis transfer uang yang tersedia di Indonesia, simak ulasan berikut, ya!

Jenis-Jenis Transfer Uang di Indonesia

1. SKN atau Sistem Kliring Nasional

Jenis transfer uang yang pertama adalah SKN. Sistem pengiriman uang yang biasa disebut juga dengan Lalu Lintas Giro atau LLG ini dapat dilakukan secara nasional.

Sayangnya, jenis pengiriman uang ini memiliki proses pengiriman yang lama dan nilai maksimal transfer yang tidak begitu besar. Normalnya, transfer SKN butuh waktu dua-tiga hari serta uang pengiriman maksimalnya hanya sampai 100 juta rupiah. Selain itu, sistem transfer uang SKN ini juga memiliki biaya administrasi sebesar Rp5.000.

2. RTGS atau Real Time Gross Settlement 

Jenis transfer uang selanjutnya adalah RTGS dengan sistem transfer dana elektronik. Berbeda dengan SKN, RTGS ini memiliki waktu proses transfer yang lebih cepat, yaitu tiga hingga empat jam saja. 

Namun, minimal transaksi pada sistem pengiriman ini adalah 100 juta rupiah. Sementara untuk biaya pengiriman uang, sistem RTGS mengenakan biaya administrasi sebesar Rp25.000 hingga Rp30.000 per transaksi.

3. Real-Time

Jenis transfer uang inilah yang paling sering kamu dan mayoritas nasabah bank lakukan sehari-hari. Proses transfer uang dengan sistem ini terbilang sangat cepat, yakni hanya memakan waktu hitungan detik saja.

Setiap pemilik rekening bank dapat melakukan transfer uang ke sesama bank juga bank yang berbeda melalui ATM, mobile banking, dan internet banking. Seperti yang sudah kamu ketahui, transfer antar bank di sistem real-time akan menarik biaya sebesar Rp4.000 hingga Rp6.500 per transaksi, sesuai dengan kebijakan bank masing-masing.

4. Bank atau Teller

Ini merupakan cara klasik untuk transfer uang. Kamu hanya perlu mendatangi kantor cabang atau kantor kas bank terdekat lalu mengisi dokumen serta rekening tujuan dan nominal uang yang akan kamu kirimkan. Setelah itu, teller akan memproses permintaan kamu setelah kamu membayar biaya administrasi pengiriman uang yang berlaku (bila ada).

5. Wesel Pos

Cara yang satu ini sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia di daerah-daerah terpencil, terutama yang tidak memiliki rekening bank pribadi. Pada metode ini, pengirim maupun penerima dapat melakukan transaksi kirim atau terima uang dengan mengunjungi kantor wesel pos yang ada di daerahnya.

Untuk proses transaksinya sendiri sama seperti poin nomor 4. Maka, pengirim harus mengisi formulir transfer uang kemudian membayar biaya pengiriman sebelum transaksi diproses oleh petugas di kantor wesel pos.

6. Aplikasi Transfer Uang

Jenis transfer uang yang terakhir adalah menggunakan aplikasi transfer uang yang saat ini mudah ditemukan. Metode ini serupa dengan transfer uang lewat mobile banking, yang mana pengirim dan penerima tinggal melakukan transfer uang lewat aplikasi. Selain mudah dan cepat, beberapa aplikasi transfer ini uang ini juga tidak membebankan biaya untuk transaksi transfer uang sesama dan antar bank, lho!

Jenis Transfer Uang Mana yang Jadi Favoritmu?

Nah, itulah dia beberapa jenis transfer uang yang ada di Indonesia. Soal efektivitas penggunaannya  tentunya berbeda-beda sesuai dengan kebutuhanmu. 


0 comments:

Post a Comment